Review Tempat - Tempat Liburan Murah dan Asik Bersama Keluarga

ADS

ADS

3 Pelabuhan Palembang Penunjang Ekonomi dan Pariwisata di Sumatera Selatan

On 1:29:00 PM with No comments



akuliburan.com - Palembang Local Guides di Kota Palembang memiliki beberapa pelabuhan yang melayani penyeberangan antar provinsi, yuk sama sama kita baca pelabuhan manasaja yang bisa menjadi pilihan kalian untuk menyeberang.

1. Pelabuhan Tanjung Api-api

pelabuhan internasional yang terletak di Kabupaten Banyuasin, 80 Km dari Kota Palembang, Sumatera selatan, Pelabuhan ini adalah salah satu pelabuhan besar di Indonesia, pelabuhan ini terintegerasi dengan kawasan ekonomi ekslusif (KEK) Tanjung Api-api, pelabuhan ini juga direncanakan teritegerasi dengan jalur kereta api batu bara dari tanjung enim ke tanjung api-api. Selain jalur kereta api batu bara dari tanjung enim ke tanjung api-api, selain itu direncanakan juga akan dibangun jalan tol dari Palembang menuju tanjung api api. Dengan beroperasinya Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-api diharapkan pelayanan angkutan penyeberangan kepada masyarakat semakin meningkat, karena waktu tempuh menjadi lebih singkat dari semula rata-rata 8 sampai 12 jam menjadi 4 jam saja.

Peresmian Pengoperasian Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan dimulai pada pukul 10.00 WIB, 11 Desember 2013. Peresmian dilakukan oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin didampingi jajaran SKPD Sumatera Selatan. Perwakilan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kasubdit SDP, Dit. LLASDP, Ir. Hardi Sukarlianto. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Bupati Bangka Barat Zuhri M Syazali.

Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-api telah diserahterimakan operasionalnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Oktober 2011, telah diujicoba pada bulan Oktober 2011 dan terakhir diujicoba pada 2 November 2013.

Jarak tempuh jalan darat dari Palembang ke Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api -+ 68 km. Layanan angkutan jalan telah tersedia Bus DAMRI, baik Bus Full AC maupun Bus Non AC, sebanyak 10 units. Sedangkan jarak antara Tanjung Api-Api dengan Tanjung Kalian (Bangka) hanya 30 mil laut, dengan waktu tempuh pelayaran +- 2,5 jam, dengan kecepatan Kapal Ro-Ro (Ferry) sekitar 8-10 Knot. Sedangkan apabila nantinya telah dilayani dengan kapal cepat (Jetvoil), waktu tempuh pelayaran hanya sekitar 45 menit.

Pelayanan jadwal pelayaran pada permulaan operasi direncanakan 4 rit, baik dari sisi pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api, maupun dari sisi pelabuhan penyeberangan Tanjung Kalian, masing-masing jam: Jam 10.00 WIB; Jam 12.00 WIB; Jam 14.00 WIB dan Jam 16.00 WIB. Penambahan jam pelayaran akan ditambah kemudian, dan siap melayani 24 jam.

Penyediaan kapal yang beroperasi akan dilayani oleh 5 (lima) perusahaan pelayaran, yaitu : PT. ASDP Indonesia Ferry, PT. Jembatan Nusantara, PT. Jembatan Maritim, PT. Dharma Lautan Utama, dan PT. Antosim Lampung Pelayaran. Jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 10 unit, dengan kapasitas 285 – 600 GT.

Alamat  : Rimau Sungsang, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan 30971
Telepon :(0711) 5611326

2. Pelabuhan Tangga Buntung

pelabuhan Tangga Buntung yang telah dahulu beroperasi, ada juga pelabuhan boom baru. Pada akhirnya, kedua pelabuhan itu juga menjalani fungsinya tersendiri. Berbeda dengan di Bangka yang menampung kapal ferry dan kapal cepat dalam satu pelabuhan, di Palembang pelabuhan Tangga Buntung dikhusukan bagi Kapal Ferry untuk berlabuh.
Pelabuhan Tangga Buntung atau Pelabuhan 35 Ilir

Pelabuhan Tangga Buntung yang terletak di 35 Ilir Palembang difungsikan cukup lama, hingga akhirnya dipindahkan ke Tanjung Api-api (diresmikan 11/12/2013). Alasan beprindah-pindahnya pelabuhan ini terkait jarak tempuh yang diefektifkan. Jika dahulu penyeberangan dari Tangga Buntung memakan waktu selama 8-12 jam, dari Tanjung Api-api hanya menempuh waktu kurang lebih 3 jam menggunakan kapal ferry. sejauh ini yang baru dipindahkan hanya kapal ferry, sedangkan untuk kapal cepat masih di pelabuhan lama yaitu pelabuhan Boom Baru

3. Pelabuhan boom baru

Pelabuhan Palembang atau dikenal sebagai Boom Baru dibangun pemerintahan kolonial Belanda menggantikan Pelabuhan Sungai Rendang pada tahun 1924. Pelabuhan ini terletak di antara dua muara anak sungai Musi, yaitu sungai Lawang Kidul dan sungai Belabak. Pada masa itu, Boom Baru memiliki dermaga dengan panjang sekitar 250 meter. Selain dermaga, di tempat ini juga terdapat Kantor Duane atau Bea Cukai yang posisinya terapung.
Pelabuahn Kapal Cepat Boombaru

Saat ini, Pelabuhan Palembang menjadi pelabuhan sungai terbesar di wilayah Sumatera sekaligus merupakan tumpuan urat nadi pertumbuhan ekonomi provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan bongkar muat didominasi oleh barang curah kering dan petikemas, disampaing juga melayani barang dengan jenis kemasan lain. Pelabuhan Palembang memiliki sub-pelabuhan yang sangat potensial dan terbuka bagi kerja sama investasi, yaitu Pelabuhan Sungai Lais, didukung oleh areal  yang cukup luas untuk kegiatan industri pengolahan. Untuk  mengantisipasi peningkatan arus komoditas di masa mendatang, pelabuhan ini telah memiliki terminal petikemas yang dilengkapi dengan berbagai peralatan  modern yang mampu menjamin pelayanan kapal dan barang. pelabuhan boom baru digunakan tempat kapal cepat berlabuh.

Alamat      : JL.Belinyu No. 1 Boom Baru, Palembang, 30115
Telepon     : +62711-710611
Fax           : +62771-711758
Propinsi    : Sumatera Selatan
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »